pamflet IDEA

Mari ikuti seminar edukatif interaktif untuk berinvestasi saham ditengah perlambatan ekonomi dan semangat perbaikan pembangunan ekonomi melalui seminar IDEA 2016,

Mau tahu apa itu IDEA 2016? 

klik ini https://youtu.be/5ku_wy-58bo .

Tertarik?  Daftar di www.bit.ly/daftarIDEA2016  

 

Market   Index   Change   Chg (%)
FTSE ST (Singapore)   2,539.95   1.67   0.07%
NIKKEI 225 (Jepang)   14,952.61   -760.78   -4.84%
HANG SENG (Hong Kong)   18,319.58   -226.22   -1.22%
SSE Comp (China)   2,763.49   N/A   N/A
    3,434.34        
DJIA (DOWI)   15,660.18   -254.56   -1.60%
S&P 500 (SPX)   1,864.78   35.70   1.95%
Rupiah (USD/IDR)    Rp           13,490   26.50   0.20%
US Dollar Index (DXY)    $               95.95   0.39   0.41%
Crude Oil (WTI) (CL1!)    $               29.02   2.81   10.72%
Gold (XAU/USD)    $          1,233.50   -4.47   -0.36%
Coal (QL1!)    $               43.20   0.07   0.16%
Crude Palm Oil (CU1!)    $             581.25   5.75   1.00%
EUR/USD    $            1.12220   -0.00340   -0.30%
USD/JPY    ¥            113.620   0.37   0.33%
             
Sumber: IDX, Bloomberg dan TradingView        

Update IHSG

Close       : 4714,393 (-1,287)

High         : 4771,341

Low          : 4710,538

Investor Type

Jumat, 12 Februari 2016

Asing        : 2,6 Triliun (43%)

Domestik : 3,4 Triliun (57%)

Total sepanjang 2016

Asing        : 70,0 Triliun (46%)

Domestik : 83,5 Triliun (54%)

 

PASAR DUNIA

psd 

OVERVIEW

ovw

 

ANALISA IHSG

2016Feb COMPOSITE 1280x720

AWAL PEKAN, IHSG SIAP MENGHIJAU

          Pada perdagangan Jumat (12/2/2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 61,467poin (1,29%) ke angka 4.714,393. Sepanjang perdagangan akhir pekan, indeks mencapai level tertingginya di 4.771,341atau melemah 4,519poin dan mencapai level terendahnya di angka 4.710,538atau melemah 65,322poin.

Pada hari ini IHSG kami proyeksikan menguat dikarenakan beberapa faktor antara lain bursa AS yang ditutup menguat cukup tajam merespon rebound harga minyak yang naik cukup tajam pula. Arus dana asing yang masuk ke bursa pada sepekan kemarin sebesar Rp 1,1 triliun juga dapat menjadi sentimen positif pada hari ini, kemudian menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) pasar menanti keputusan adanya potensi penurunan kembali BI Rates. Dari analisa teknikal, MA 5 terlihat masih bergerak naik, MACD muncul histogram negatif, kemudian stochastic terlihat berbalik arah turun.

 

 

TOP TRADE

15

 

HOT NEWS

Dana Asing Masuk Pasar Modal Capai Rp 1,11 T dalam Sepekan

Jakarta -Pemodal asing catatkan beli bersih di pasar saham sebesar Rp 1,11 triliun dalam sepekan terakhir dan secara tahunan, aliran dana pemodal asing di pasar saham masih mencatatkan beli bersih dengan nilai Rp 3,8 triliun. Hal ini membuktikan bahwa minat pemodal asing untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia kembali meningkat.

Demikian disampaikan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterangan resminya, Minggu (14/2/2016).

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang periode 9 hingga 12 Februari 2016 terkoreksi -1,76% ke posisi 4.714,393 poin jika dibandingkan penutupan di pekan sebelumnya yang berada di level 4.798,946 poin. 

Meski demikian, koreksi IHSG masih lebih baik jika dibandingkan dengan bursa utama dunia lainnya seperti bursa Thailand (-2,28%), Singapura(-3,17%), Inggris (-3,86%), Amerika Serikat (-4,61%), Korea (-4,30%,), Australia (-5,02%), Hong Kong (-5,02%),  India (-6,74%), atau pun Jepang (-11,10%). 

Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini mengalami penurunan 12,65% menjadi Rp 5,5 triliun dari Rp 6,3 triliun di akhir pekan lalu. 

Rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan sebesar 4,73% dan rata-rata frekuensi harian mengalami perubahan minus 11,92%. Kapitalisasi Pasar BEI di pekan ini masih tetap berada di atas Rp 5.000 triliun atau tepatnya Rp 5.005 triliun dari Rp 5.094 triliun di pekan sebelumnya. 

Meski minat pemodal asing untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia kembali meningkat, namun otoritas BEI senantiasa melakukan berbagai inovasi untuk mengedukasi masyarakat Indonesia agar berinvestasi di pasar modal domestik. 

Hal tersebut dilakukan agar pasar modal Indonesia dapat lebih memiliki daya tahan khususnya ketika menghadapi aliran dana pemodal asing yang mudah berpindah tempat dari satu instrumen investasi di lokasi yang satu ke instrumen investasi atau lokasi yang lain.  

Dua perusahaan mencatatkan sahamnya di pekan ini. PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA) dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) yang menjadi emiten ke-2 dan ke-3 yang mencatatkan sahamnya di 2016. Dengan dua pencatatan saham tersebut, maka total emiten di BEI saat ini menjadi 524 emiten.

Jelang Rilis Data Makro Domestik, Depresiasi Rupiah Diprediksi Berlanjut

Ipotnews - Pada transaksi hari ini, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan melanjutkan tren depresiasi, jika rilis data ekonomi domestik tidak mampu memberikan katalis positif terhadap volatilitas rupiah.

Menurut Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, di Jakarta, Senin (15/2), pasca mengalami penguatan pada perdagangan sebelumnya, hari ini rupiah diprediksi berbalik melemah terhadap dollar AS.

"Meski kami mengharapkan adanya kenaikan atau permbalikan arah menguat, namun diperkirakan laju rupiah dapat melanjutkan pelemahan, jika tidak ada sentimen positif yang cukup memberikan dorongan penguatan rupiah," paparnya.

Terlebih lagi, kata dia, jika rilis data-data ekonomi di awal pekan ini tidak begitu baik. Sehingga, para pelaku pasar disarankan untuk mewaspadai potensi pelemahan lanjutan pada rupiah.

"Saat ini support rupiah berada di level Rp13.500, sedangkan resisten di posisi Rp13.400. Tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju rupiah," ucap Reza.

Dia mengatakan, pada perdagangan sebelumnya, pergerakan dollar AS kembali mengalami penguatan terhadap rupiah, setelah terimbas pelemahan harga minyak mentah dunia.

Reza menyebutkan, harga minyak WTI sempat menurun hingga US$26,13 per barel pada perdagangan intraday atau di bawah rekor terendah sejak Mei 2003 senilai US$26,19 yang dibukukan pada Januari.

"Tetapi, laju penurunan harga WTI mulai berkurang menjelang akhir perdagangan, yakni hanya menurun 1,24 persen ke level US$27,11 per barel di bursa komoditas New York," ujar Reza.

Dia menyatakan, laju greenback tampak menguat terhadap euro, dollar Australia, yen, dan franc Swiss, sehingga memberikan imbas negatif pada laju rupiah.

"Sebelumnya kami sampaikan, setelah berhasil mematahkan tren pelemahan, penguatan rupiah terjadi juga akibat spekulasi dana asing yang akan kembali mengalir ke pasar finansial baik dalam sektor obligasi maupun ekuitas," tutur dia

 

REKOMENDASI SAHAM

  1. Rekomendasi saham Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)

 2016Feb Wijaya Karya Beton Tbk. 1820x720

ALASAN:

  1. Karna pada saham WTON telah terjadi pembalikan arah dari Bearish menuju bullish, dengan tanda indikasi telah meninggalkan trend nya. Dan akan melanjutkan kenaikannya pada penutupan sesi 2 di minggu kemarin.
  2. erjadinya goldencross (lingkaran hijau) yakni indikasi yang kuat untuk pembalikan arah menuju kenaikan harga.
  3. Indikator Stochastic yang sudah berpotongan yakni garis biru sudah memotong garis merah yang menguatkan indikasi kanaikan (lingkaran biru).
  4. Indikator MACD yang mendukung kenaikan dengan ditandai perubahan pada volumnya yaitu pembentukan volume hijau/ garis bitu sudah mulai naik dan akan memotong garis merah (lingkaran kuning).

Daily Trading Startegy :

Buy                  : Rp 990 – Rp 1.020

Target Price    : Rp 1.160 (Resistance 1)

Stop Loss        : Rp 780 (Support 1)/ saat candle  mulai menyentuh up line nya.

 

2. Rekomendasi saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)

 2016Feb Surya Semesta Internusa Tbk. 1280x720

ALASAN:

  1. Candle SSIA berada dalam area support 585
  2. Pergerakan MACD dan stochastic terlihat mencoba untuk naik
  3. Secara valuasi PER sangat murah di kisaran 4x - 5x , begitu juga PBV di kisaran 0,9x - 1,1x

 

Daily Trading Startegy :

Buy                  : Rp 595 – Rp 620

Target Price    : Rp 720

Stop Loss        : Rp 585

 

3. Rekomendasi sahamPakuwon Jati Tbk (PWON)

 pwon

ALASAN:

  1. Closing diatas Tenkan-sen dan Kijun-sen
  2. Closing di atas MA 50 dan 150
  3. ADX Positif

Daily Trading Startegy :

Buy                  : Rp462 – Rp468        

Target Price    : Rp505 (Resistance 1 by Senkou Span B)

Stop Loss        : Rp435 (Support 1)

Terima kasih telah membaca mentari pagi ini, Kami dari team mentari pagi meminta Anda untuntuk memberikan penilaian, kritik, atau saran dengan mengisi di form pada link ini :http://goo.gl/forms/MzTKv5Mm2I . Terima kasih. J

 

Team Mentari Pagi, dikreasikan oleh :

1. Sienna Sofiadi

2. Arif Budiman

3. Maria Elvani Situmorang

4. Ellyana Saraswati

5. Riski Afriola

6. Priscilla Erick Setyawan

7. Liani Saputri 

The world will not be destroyed by those who do evil, but by those who watch them without doing anything.

Finish each day & be done with it. You have done what you could. Learn from it; tomorrow is a new day. -Ralph Waldo Emerson

"Hidup ini bukan tentang mereka yg selalu ada tuk membantumu, namun tentang kamu yg belajar tuk mandiri dan membantu orang lain

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

Go to top
JSN Boot template designed by JoomlaShine.com