Mau Ngapain Lu Hima Analis Efek - MENTARI PAGI - RABU ,14 DESEMBER 2016

14_1.png

 

NTV_14_des.PNG

 

2016Dec-COMPOdwdwSITE-1280x720.png

Pada perdagangan Selasa 13, Desember 2016 Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah  0,27% atau 14.51 poin ke level 5293.619 setelah dibuka di level 5296.192. Asing mencatatkan net sell sebesar Rp.235 Miliar. Untuk perdagangan pada hari ini kami melihat indeks berpeluang bergerak beragam dengan kecenderungan untuk melemah dikarenakan adanya sentiment dari rencana kenaikan suku bunga The Fed dan kemudian dari segi teknikal adanya penurunan volume serta pembentukan candle yang tipis serta dari masing-masing saham penggerak indeks yang menunjukkan pola pelemahan.

 

 

TG_14_des.png

 

 

Pelaporan harta Tax Amnesty tembus Rp 4.000 T

JAKARTA. Dua pekan jelang penutupan tahap kedua, program pengampunan pajak atau Tax Amnesty mulai kembali panas.

Siang ini, Selasa (13/12), total harta yang dilaporkan kepada negara melalui program tesebut sudah tembus Rp 4.000 triliun. Deklarasi harta di dalam negeri masih dominan sebesar Rp 2.896 triliun. Sisanya terdiri dari harta yang dideklarasikan di luar negeri Rp 988 triliun dan harta di luar negeri yang dibawa pulang ke Indonesia (repatriasi) Rp 144 triliun.

Bila dilihat selama periode kedua ini, Oktober-Desember, perjalanan tax amnesty hingga mencapai angka Rp 4.000 triliun terbilang lambat.

Pada penutupan periode pertama lalu, 31 September 2016, pelaporan harta tax amnesty mencapai Rp 3.620 triliun. Artinya, pelaporan harta membutuhkan waktu dua setengah bulan untuk naik Rp 380 triliun. Padahal pada periode pertama lalu, pelaporan harta tax amnesty melonjak dari Rp 102 triliun menjadi Rp 3.620 triliun hanya dalam kurun waktu satu bulan saja yakni di bulan September.

Capaian itu tax amnesty periode pertama itu tidak lepas dari instensifnya sosialiasi. Bahkan, para konglomerat sempat diundang makan malam di Istana Negara untuk dibujuk ikut program tersebut.

Pada periode kedua, sasaran tax amnesty lebih difokuskan untuk para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Hal inilah yang membuat besaran harta yang dilaporkan pada periode kedua tidak sebesar periode pertama lalu yang lebih menyasar para pengusaha besar.

Meski begitu, belakangan Ditjen Pajak juga mulai kembali menyosialisasikan tes amnesty kepada para wajib pajak berdasarkan profesinya atau sektor. Contohnya dokter, pengacara, notaris, bankir, direktur, hingga komisaris perusahaan.

Diharapkan, upaya itu mampu mendongkrak lebih tinggi capaian 

tax amnestymenjelang penutupan periode kedua pada 31 Desember 2016 nanti. (Yoga Sukmana)

 

Impor China angkat harga batubara

JAKARTA. Harga batubara kembali menembus level US$ 80 per metrik ton setelah data impor batubara China menunjukkan kenaikan. Peluang kenaikan permintaan batubara di Asia hingga tahun 2021 diharapkan menjaga harga batubara dari kejatuhan.

Mengutip Bloomberg, Senin (12/12), harga batubara kontrak pengiriman Januari 2017 di ICE Futures Exchange menguat 2,2% ke level US$ 81,5 per metrik ton dibanding sehari sebelumnya. Namun dalam sepekan terakhir harga batubaramasih tergerus 0,8%.

Deddy Yusuf Siregar, Analis PT Asia Tradepoint Futures mengatakan, harga batubara kembali ke atas US$ 80 per metrik ton setelah impor batubara China menunjukkan kenaikan di bulan November. Data bea cukai China pekan lalu merilis impor batubara bulan November di angka 26,97 juta ton atau naik dua kali lipat dari November 2015 sebesar 12,45 juta ton. Angka impor batubaraChina pada bulan lalu juga merupakan yang tertinggi sejak Desember 2014.

"Harga gas alam yang cukup tinggi juga bisa mengalihkan penggunaan bahan bakar pembangkit listrik ke batubara," kata Deddy. Proyeksinya, batubara masih akan bergerak positif hingga kuartal I-2017. Proyeksi dia, sampai kuartal I-2017 harga batubara bisa menguat di kisaran US$ 95-US$ 100 per metrik ton.

Tetapi dalam jangka panjang, batubara memang masih akan menghadapi banyak tantangan. Tahun depan China secara bertahan akan mengurangi impor batubara seiring dengan meningkatnya produksi di dalam negeri.

Sementara International Energy Agency (IEA) memperkirakan, permintaan batubara global akan stagnan hingga tahun 2021. Penurunan permintaan yang cukup tajam di Eropa dan Amerika Utara akan diimbangi oleh besarnya kebutuhan di Asia. Konsumsi batubara global turun pertama kali dalam abad ini di tahun 2015 yakni sebesar 2,7%. Sedangkan produksi global tergerus dalam dua tahun berturut-turut

Adanya teknologi yang lebih bersih serta kebijakan iklim ketat membuat permintaan di Eropa dan Amerika Serikat (AS) terus berkurang. Di bawah pemerintahan Donald Trump, IEA memprediksi permintaan batubara AS akan turun 100 juta ton menjadi 458 juta ton hingga tahun 2021. Tetapi penggunaan batubara akan bergeser ke wilayah timur terutama di India, Vietnam dan Indonesia.

Menurut proyeksi IEA, permintaan di China akan turun pada tahun 2018 yang diikuti oleh sedikit pemulihan. Namun, permintaan di tahun 2021 tetap lebih rendah dari tahun 2013. "Kebutuhan di Asia yang masih tinggi dapat menahan kejatuhan harga batubara," ujar Deddy.

 

IMG-20161108-WA0000.jpg

Terima kasih telah membaca mentari pagi ini, Kami dari team mentari pagi meminta Anda untuk memberikan penilaian, kritik, atau saran dengan mengisi di form pada link ini: http://goo.gl/forms/0kzXqD2jqh Terima kasih.

Dikreasikan Oleh: 

himaae.pngLogo_GI_fix.jpg            

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

Go to top
JSN Boot template designed by JoomlaShine.com