Mentari Pagi

Market   Index   Change   Chg (%)
FTSE ST (Singapore)   2,630.76   -13.81   -0.52%
NIKKEI 225 (Jepang)   17,147.11   -93.84   -0.54%
HANG SENG (Hong Kong)   19,520.77   -296.64   -1.50%
SSE Comp (China)   2,900.97   -106.68   -3.55%
    3,434.34        
DJIA (USA) (DOWI)   16,379.05   227.64   1.41%
S&P 500 (SPX)   1,880.33   -41.51   -2.16%
Rupiah (USD/IDR)    Rp           13,890   0.00   0.00%
US Dollar Index (DXY)    $               98.93   -0.01   -0.02%
Crude Oil (WTI) (CL1!)    $               28.75   -0.89   -3.00%
Gold (XAU/USD)    $          1,090.56   1.89   0.17%
Coal (QL1!)    $               43.23   0.00   0.00%
Crude Palm Oil (CU1!)    $             578.75   5.25   0.92%
EUR/USD    $            1.09210   0.00050   0.05%
USD/JPY    ¥            116.990   0.01   0.01%
             
Sumber: IDX, Bloomberg dan TradingView        

Read more: MENTARI PAGI - Senin, 18 Januari 2016

Market   Index   Change   Chg (%)
FTSE ST (Singapore)   2,925.68   -33.33   -1.16%
NIKKEI 225 (Jepang)   19,596.91   -100.86   -0.51%
HANG SENG (Hong Kong)   22,396.14   -492.78   -2.15%
SSE Comp (China)   3,580.84   -52.06   -1.43%
    3,434.34        
DJIA (USA) (DOWI)   17,245.24   -202.83   -1.16%
S&P 500 (SPX)   2,023.04   -22.93   -1.12%
Rupiah (USD/IDR)    Rp           13,710   50.00   0.37%
US Dollar Index (DXY)    $               99.08   0.28   0.28%
Crude Oil (WTI) (CL1!)    $               40.83   0.09   0.22%
Gold (XAU/USD)    $          1,090.65   6.74   0.62%
Coal (QL1!)    $               41.75   -0.03   -0.07%
Crude Palm Oil (CU1!)    $             536.75   2.75   0.51%
EUR/USD    $            1.07217   -0.00413   -0.38%
USD/JPY    ¥           122.462   -0.117   -0.10%
             
Sumber: IDX, Bloomberg dan TradingView        

Read more: MENTARI PAGI - SENIN, 16 NOVEMBER 2015

Market   Index   Change   Chg (%)
FTSE ST (Singapore)   2,828.86   19.74   0.70%
NIKKEI 225 (Jepang)   16,938.87   86.52   0.51%
HANG SENG (Hong Kong)   20,199.60   215.18   1.08%
SSE Comp (China)   2,810.31   5.58   0.20%
    3,434.34        
DJIA (DOWI)   16,995.00   -5.23   -0.03%
S&P 500 (SPX)   2,022.19   32.62   1.64%
Rupiah (USD/IDR)    Rp           13,075   22.50   0.17%
US Dollar Index (DXY)    $               96.30   0.07   0.07%
Crude Oil (WTI) (CL1!)    $               38.40   -0.13   -0.34%
Gold (XAU/USD)    $           1,251.30   1.85   0.15%
Coal (QL1!)    $               43.52   0.00   0.00%
Crude Palm Oil (CU1!)    $             581.25   5.75   1.00%
EUR/USD    $            1.11650   0.00090   0.08%
USD/JPY    ¥            113.740   -0.12   -0.11%
             
Sumber: IDX, Bloomberg dan TradingView        

Read more: MENTARI PAGI - SENIN, 14 MARET 2016

16_mei_2016.png

 

 

Net_Trading_Value.prple.png

 

 

2016May-COMPOSITE-1280x720_4.png

Pada Perdagangan Jumat (13/05/2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan sebesar -41.60 (-0.9%) ditutup pada Level 4761.715. Selama Jum’at kemarin Indeks mencapai level tertingginya di 4803.00  dan level terendahnya di 4745.90.

Untuk Perdagangan hari ini IHSG kami proyeksikan akan Melanjutkan Pelemahan , hal ini DOW ditutup melemah (-1.04%) dan EIDO juga melemah (-1.81%) serta Crude OIL juga terkoreksi (-0.69%). Hari ini IHSG akan bergerak pada Range 4728 – 4803.

 

 

top_gain_and_loss_2.png

 

Agenda Ekonomi Indonesia

13 Mei 2016

03:00 PM. Transaksi Berjalan Q1

v  Berdasarkan data Bank Indonesia yang dipublikasikan, Jumat (13/5/2016), transaksi modal dan finansial surplus US$4,2 miliar atau lebih rendah dari surplus kuartal IV/2015 sebesar US$9,8 miliar dan US$5 miliar pada kuartal I/2015.Sementara itu, defisit transaksi berjalan pada kuartal I/2016 tercatat US$4,668 miliar. Secara persentase defisit menurun menjadi 2,14% terhadap pendapatan domestik bruto (PDB), dibandingkan dengan kuartal IV/2015 sebesar 2,37% atau US$5,1 miliar.Namun demikian, defisit tersebut masih lebih tinggi dibandingkan dengan defisit pada kuartal I/2015 sebesar US$4,1 miliar atau 1,9% dari PDB.Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan defisit transaksi berjalan, meskipun lebih besar secara year on year, masih terkendali karena koridor aman pada tahun ini maksimal 3%.Dia menilai defisit transaksi berjalan memiliki struktur yang produktif karena didorong oleh perbaikan investasi di sektor infrastruktur oleh pemerintah.

Sumber: bisnis.com

16 Mei 2016

11:00 AM. Neraca Perdagangan APR

11:00 AM. Ekspor YoY APR

11:00 AM. Impor YoY APR

03:45 PM. Pertumbuhan Pinjaman YoY MAR

Sumber: id.tradingeconomics.com

 

Permintaan Emas Dunia Tembus Rekor di Kuartal I/2016

Permintaan emas pada kuartal I/2016 tumbuh 21% menuju 1.289,8 ton yang menjadi penyerapan tertinggi sepanjang sejarah. Tingkat konsumsi terutama ditopang oleh permintaan investasi yang bertumbuh 122%.

World Gold Council (WGC) dalam laporannya berjudul Gold Demand Tren Q1 2016 menuliskan, kinerja konsumsi emas pada kuartal pertama tahun ini tumbuh 21% secara tahunan (yoy) dan 16% dibandingkan triwulan sebelumnya (qoq) menjadi 1.298,8 ton. Angka ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Permintaan untuk  investasi menjadi kontributor utama melesatnya menyerapan batu kuning, yakni 122% (yoy) dan 201% (qoq).

Pencapaian kuartal I/2016 membuat permintaan emas dalam lima tahun terakhir meningkat dengan rerata 1.114,7 ton, setelah sebelumnya pada kuartal I/2015 hanya mencatatkan penyerapan 1.070,4 ton. Dari sisi nilai, permintaan emas lima tahun terakhir bertumbuh 17% menjadi US$51,128 miliar, dibandingkan rerata di kuartal I/2015 sejumlah US$41,932,2 miliar.

Sumber : bisnis.com 

 

APARTEMEN di SENTUL: Anak Usaha PPRO-BKSL Rilis Proyek Baru di Kuartal IV

 

 

PT Sentul PP Properti, perusahaan patungan yang dibentuk PT PP Properti Tbk. dan PT Sentul City Tbk. berencana memasarkan proyek apartemen di Sentul pada Kuartal IV/2016. Indaryanto, Direktur Keuangan PP Properti, mengatakan saat ini Sentul PP Properti tengah mematangkan strategi pemasaran yang pas sebelum proyek apartemen diluncurkan.

Sentul PP Properti akan menggarap lahan seluas satu hektare di kawasan pusat bisnis Canterra, Sentul City. Dalam tahap awal, Sentul PP Properti akan memasarkan dua menara apartemen. Adapun proyek itu diberi nama Verdura Apartment.

Kapasitas unit di setiap menara Verdura Apartment dirancang sekitar 600 unit dengan luas terkecil mencapai 27m2 atau tipe studio. Banderol per unit yang akan ditawarkan kepada konsumen mulai dari Rp600 juta.

Sebagaimana diketahui, Sentul PP Properti dimiliki oleh Sentul City dengan porsi saham 51% sedangkan sisanya dimiliki PP Properti. Modal dasar perusahaan tersebut mencapai Rp100 miliar.

Tanggapan:

Strategi menggandeng mitra untuk menggarap lahan secara bersama diyakini akan mempercepat pengembangan kawasan Sentul. Terlebih, pembangunan light rail transit (LRT) pada tahap kedua akan menjangkau Sentul. Pengembangan apartemen di kawasan tersebut dengan didukung transportasi LRT, akan membuat peminat semakin besar dan peluang peningkatan pendapatan dari PT Sentul City Tbk akan semakin baik pula.

 

 

PRODUKSI CPO INDONESIA-MALAYSIA DIPERKIRAKAN TURUN 3,2 JUTA METRIC TON

KUALA LUMPUR – Produksi minyak kelapa sawit di Indonesia dan Malaysia diperkirakan turun pada 2016 akibat EL Nino yang menyebabkan kekeringan di wilayah perkebunan komoditas itu.

CEO Olam International Ltd. Sunny Verghese memperkirakan output CPO dari para produsen utama Indonesia akan turun dua juta metric ton, sementara di Malaysia sebanyak 1,2 juta metric ton.“

Dampak El Nino terhadap produksi CPO mulai terkristalisasi. Sebagian besar isu fundamental telah mulai berdampak,” ujarnya seperti dikutip Bloomberg, Jumat (13/5/2016).

Cadangan CPO Malaysia anjlok ke level terendah dalam 14 bulan pada April. Di bursa berjangka di Kuala Lumpur, CPO diperdagangkan di angka 2.592 ringgit/ton hari ini. Indonesia dan Malaysia menguasai 86% suplai CPO global.Sementara itu,  impor minyak kelapa sawit India meningkat seiring dengan anjloknya harga CPO pada bulan lalu, naiknya permintaan trader, dan tingginya kebutuhan penyulingan.

Menurut median estimasi Bloomberg yang melibatkan pelaku industri pengolahan, broker, dan analis, impor CPO India naik 3,4% secara tahunan (yoy) menjadi 750.000 ton pada April 2016.

Sumber : Bisnis.com

Tanggapan :

Penurunan produksi CPO akibat dampak el nino yang masih melanda yang terjadi pada dua produsen terbesar CPO dunia Indonesia dan Malaysia memberikan dua dampak antara lain penurunan produksi yg akan berdampak pada penurunan pendapatan oleh perusahaan kelapa sawit dan permintaan yang masih tinggi dengan supply yang rendah akan menaikkan harga CPO di pasar.Kedua dampak itu bisa menimbulkan keadaan yang kurang baik bagi perusahaan CPO maupun pasar dan barang yang tergantung pada CPO.

 

 

16mei_1.png

 

Terima kasih telah membaca mentari pagi ini, Kami dari team mentari pagi meminta Anda untuk memberikan penilaian, kritik, atau saran dengan mengisi di form pada link ini: http://goo.gl/forms/0kzXqD2jqh Terima kasih.J

Team Mentari Pagi :

1.Fadli Rijal

2. Euis Herlina

3. Ike Widiawati

4. Ikhfan Budiarto

5. Henni Mota Sari

6.Agung Kurniawan

7. Aldirano Satrio Akbar

8. Dustin Dana Pramitha

9. Mayang Santi Anggraini

10. Eka Asri Septihanie Putri

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

 

 

 

global.png

 

Trading  Value 

Rabu, 04 Mei 2016

Investor Asing: Nett Sell Rp.366 Milliar

 Total Sepanjang 2016:

Investor Asing: Nett Buy Rp. 2.886 Triliun

 

 

ANALISA IHSG

2016May-COMPOSITE-1280x720.png

 

Pada Perdagangan Rabu (04/05/2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan sebesar +10.33 (+0.21%) ditutup pada Level 4822.595. Selama Rabu Indeks mencapai level tertingginya di 4822.495 dan level terendahnya di 4765.410.

Pada hari ini IHSG kami Proyeksikan akan melanjutkan penguatan didukung dengan kenaikan EIDO (+0.40%) dan juga Dow Jones yang mengalami penguatan (+0.45%). Secara teknikal IHSG membentuk pola Bullish Hammer dan akan bergerak menuju resistennya di Level 4877 - 4920 dengan Support kuat di 4765.

                             TOP TRADE

Trading_Data.png

 

Economic Calender:

9 Mei 2016

04.00 PM Indeks Keyakinan Bisnis Q1

05.00 PM Penjualan Mobil(tahunan) APR

Hot News:

Global lesu, tekstil terus tertekan hinggal Kuartal I/2016

Data Badan pusat statistic (BPS) menunjukkan industry tekstil dan pakaian jadi merosot 1,56% pada kuartal 1/2016. pertumbuhan negative disektor industry pengelohan terbesar kedua Indonesia tersebut telah berlangsung sejak kuartal IV/2016.

PDB industry tekstil dan pakaian jadi menyusut 4,79% sepanjang 2015 setelah sempat terkontraksi lebih dari 6% pada kuartal II/2015 dan kuartal III/2015.

Produsen tekstil dan garmen Indonesia merasakan tekanan lebih kuat dibandingkan dengan negara pesaing utama seperti Vietnam dan Bangladesh karena tidak memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan negara maju.

Sumber : bisnis.com

Dengannya keluarnya data negative dari BPS tersebut akan memberatkan gerak dari saham-saham yang termasuk dalam subsector tekstil dan garmen seperti SRIL, TRIS dan PBRX. SRIL yang merupakan saham pada tahun lalu yang meningkat drastis +146.1% selama 2015 dan mencapai nilai tertinggi Rp. 497 namun pada awal tahun 2016 terjadi koreksi cukup dalam yaitu -44,3 % (YTD). Sedang dengan TRIS -15,2 % dan  PBRX -27.1 % (YTD).

 

TIGA SEKTOR INI DI INCAR INVESTOR SELANDIA BARU

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengidentifikasi minat investor Selandia Baru di 3 sektor ini. Yaitu, jasa kesehatan, pengolahan air berbasis energi terbarukan, dan peternakan sapi.

Minat pertama, ada sebuah perusahaan yang mendominasi pasar jasa kesehatan di Selandia Baru dengan pangsa 60% dan beroperasi 10 tahun, berniat membangun bisnisnya di Indonesia.Mereka akan berpartner dengan perusahaan lokal yang merupakan investment company. Untuk tahap awal mereka belum akan masuk ke klinik namun ke radiologi dan laboratorium terlebih dahulu. Jenis laboratorium yang dibidik adalah deteksi kanker

Minat kedua, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Himawan Hariyoga menyampaikan, lini bisnis yang diinginkan oleh investor di sektor infrastruktur pengolahan air berbasis energi terbarukan tersebut, terbuka untuk asing. Kami akan bekerjasama dengan KBRI Wellington untuk mengawal minat investasi dari Selandia Baru tersebut, paparnya.

Industri penjernihan air bertenaga solar panel. Salah satu skema yang diusulkan adalah Joint Venture. Proyek investasi di bidang usaha tersebut dapat didaftarkan dengan skema layanan investasi 3 jam.

Minat ketiga, terang Himawan, investasi di sektor pastoral cattle farm di Papua Barat. Di mana, investor asal Selandia Baru menyampaikan minatnya untuk membangun bisnis di Papua Barat. Lantaran, terdapat padang rumput datar yang sangat luas di wilayah itu. Sehingga sangat cocok dikembangkan untuk industri peternakan sapi

 Sumber: Inilah.com

HARGA MINYAK: WTI Naik Ke US$45,70 Pagi Ini

Harga minyak mentah dunia menguat pagi ini karena produsen pasir minyak (oil-sands) di Kanada mengurangi produksi sekitar 1 juta barel per hari akibat kebakaran besar.

Selain itu, pergantian menteri perminyakan Arab Saudi Ali Al-Naimi juga mempengaruhi pergerakan harga minyak hari ini, Senin (9/5/2016).

Patokan minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik US$1,04 ke US$45,70 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 5.23 WIB hari ini, Senin (9/5/2016). Minggu lalu, minyak WTi ditutup menguat 34 sen ke US44,66 per barel.

Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman July menguat US$1,03 atau 2,3% ke US$46,37 per barel setelah sebelumnya ditutup naik 36 sen ke US45,37 pada Jumat minggu lalu.

Al-Naimi akan digantikan oleh pimpinan Saudi Arabian Oil Co. Khalid Al-Falih, sekutu Pangeran Mohammed bin Salman, yang telah mendukung kebijakan untuk memprioritaskan pangsa pasar dibandingkan harga dan bersikeras agar pembekuan produksi minyak harus melibatkan Iran.

CEO Qamar Energy Robin Mills mengatakan dua faktor tersebut merupakan kejutan jangka pendek yang memberikan efek signifikan ke pasar.

Harga minyak telah kembali pulih setelah merosot ke level terendah sejak 2003 awal tahun ini di tengah tanda-tanda kelebihan pasokan global akan mengimbangi penurunan produksi AS. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) telah meningkatkan pasokan hingga lebih 33 juta barel per hari, didukung oleh peningkatan produksi dari Iran dan Irak.

Sumber: Bisnis.com

 

REKOMENDASI SAHAM:

 

Rekomenadis_aham.png

 

Terima kasih telah membaca mentari pagi ini, Kami dari team mentari pagi meminta Anda untuk memberikan penilaian, kritik, atau saran dengan mengisi di form pada link ini :http://goo.gl/forms/MzTKv5Mm2I.Terima kasih.J

Team Mentari Pagi, dikreasikan oleh :

1.Agung Kurniawan

2. Aldirano Satrio Akbar

3. Dustin Dana Pramitha

4. Eka Asri Septihanie

5. Euis Herlina

6.Fadli Rijal

7. Henni Mota Sari

8. Ike Widiawati

9.Ikhfan Budiarto

10. Mayang Santi Anggraini

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

 

 

 

Go to top
JSN Boot template designed by JoomlaShine.com