Mentari Pagi

31.png

 

ntv_31_okt.png

 

ihsg_31_okt.png

Pada perdagangan Jumat (29/10/2016) ,Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada level 5410.269 (-0,10%) selama perdagangan Jumat level tertinggi indeks berada pada 5426.264 dan level terendah pada 5402.429.

Sepanjang perdagangan investor asing mencatatkan net sell Rp.34 Miliar. Untuk perdagangan hari ini kami prakirakan indeks berpeluang beregrak bervariasi dengan range pergerakan antara 5.390 sampai 5430.

 

tg_31_okt.png

 

NEWS

Tumbuh 92 Persen, Indofood Cetak Laba Jadi Rp 3,2 Triliun

Jakarta - Dua emiten grup Salim melaporkan rilis kinerja kuartal III 2016. PT Indofood Sukses Makmur Tbk mencatatkan penjualan naik 4,8 persen menjadi Rp 49,87 triliun hingga kuartal III 2016. Pada kuartal III 2015, penjualan perseroan Rp 47,56 triliun.  Kenaikan penjualan mendorong laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tumbuh 92,5 persen menjadi Rp 3,24 triliun hingga kuartal III 2016 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,68 triliun.

Marjin laba bersih naik menjadi 6,5 persen dari 3,5 persen. Penghasilan keuangan naik menjadi Rp 904,34 miliar hingga kuartal III 2016 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 456,97 miliar.Laba usaha tumbuh 9,4 persen menjadi Rp 5,93 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,42 triliun. Marjin laba usaha naik menjadi 11,9 persen dari 11,4 persen.

Kontribusi usaha perseroan antara lain produk konsumen bermerek, bogasari, agribisnis, dan distribusi masing-masing memberikan kontribusi sekitar 52 persen, 23 persen, 17 persen, dan delapan persen terhadap total penjualan bersih konsolidasi.

Sumber : Liputan6.com

Agung Podomoro Cetak Penjualan Rp4,14 Triliun

JAKARTA - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mengumumkan hasil keuangan yang tidak diaudit untuk periode yang berakhir pada 30 September 2016. Meski terjadi perlambatan ekonomi baik di Indonesia maupun secara global, APLN tetap dapat menjaga momentum pertumbuhannya.

Corporate Secretary F Justini Omas mengatakan, perusahaan membukukan penjualan dan pendapatan usaha dalam sembilan bulan tahun ini sebesar Rp4,14 triliun atau meningkat 5,7% dari Rp3,9 triliun pada sembilan bulan tahun lalu.

Pendapatan berulang meningkat 4,6% dari Rp1,1 triliun pada periode sembilan bulan 2015 menjadi Rp1,2 triliun pada sembilan bulan tahun ini. Sejalan dengan pertumbuhanan pada penjualan dan pendapatan usaha, perusahaan membukukan laba kotor yang meningkat 8,8% dari Rp1,9 triliun pada periode sembilan bulan 2015 menjadi Rp2,15 triliun pada sembilan bulan 2016.

Sementara, perbaikan pada marjin laba kotor menjadi 52,1% pada sembilan bulan 2016 dari 50,6% pada sembilan bulan tahun lalu. Laba komprehensif juga meningkat 14,3% menjadi Rp639,6 miliar dari periode sama tahun lalu sebesar Rp559,8 miliar dengan marjin 15,4%.

Sumber : Sindonews.com

Penjualan DSNG Turun Akibat Produksi CPO Melemah

JAKARTA - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) mencatat penjualan bersih kuartal III/2016 sebesar Rp2,64 triliun. Dibanding kuartal III tahun lalu, penjualan bersih tersebut turun 19,9% akibat turunnya produksi CPO perseroan sebagai dampak lanjutan El-Nino yang terjadi belum lama ini.

Penurunan penjualan bersih tersebut ikut merefleksikan profitabilitas perseroan. Laba kotor perseroan turun sekitar 28,3% menjadi Rp563,6 miliar, dengan margin laba kotor sekitar 21,3%. Sedangkan laba usaha juga turun sekitar 48,7% menjadi Rp220,7 miliar. Pada kuartal III/2016 perseroan membukukan laba komprehensif periode berjalan sebesar Rp24,8 miliar. Turunnya produktivitas TBS sebagai akibat dampak El-Nino 2015 yang masih terasa sampai kuartal III tahun ini.

Harga rata-rata CPO perseroan dalam sembilan bulan pertama 2016 mencapai Rp7,26 juta per ton, tidak jauh berbeda dengan harga rata-rata CPO di periode sama 2015 yang mencapai Rp7,27 juta per ton. Industri kelapa sawit masih memberikan kontribusi pendapatan paling tinggi untuk perseroan dari produk kayu. Pada kuartal III tahun ini perseroan membukukan penjualan bersih untuk industri kelapa sawit sebesar Rp1,89 triliun atau turun sekitar 15,2% dibanding periode sama tahun lalu. Sedangkan penjualan bersih industri kayu turun sebesar29,5 % menjadi Rp754,8 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sumber : Sindonews.com

Terima kasih telah membaca mentari pagi ini, Kami dari team mentari pagi meminta Anda untuk memberikan penilaian, kritik, atau saran dengan mengisi di form pada link ini: http://goo.gl/forms/0kzXqD2jqh Terima kasih.

Dikreasikan Oleh: 

himaae.pngLogo_GI_fix.jpg            

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

30_mei_2016.png

 

 

Net_Trading_Value.png

 

 

2016May-COMPOSITE-1280x720.png

Pada Perdagangan Jum’at (27/05/2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan sebesar +30.166 (+0.60%) ditutup pada Level 4814.731 Selama Jum’at Indeks mencapai level tertingginya di 4814.731 dan level terendahnya di 4778.540.Bursa Global ditutup Menguat antara lain Dow Naik (+0.25%) dan S&P500 (+0.43%), namun EIDO ditutup melemah (-0.04%) Crude OIL (+0.22%) . Untuk perdagangan hari ini IHSG kami proyeksikan akan kembali mengalami penguatan didukung dengan Penguatan Bursa global . Secara Teknikal MACD sudah Golden Cross. Hari ini IHSG akan bergerak pada Range 4790 - 4840.

 

 

TD_31.PNG

 

Agenda Ekonomi Indonesia

30 Mei 2016

03:00 PM. Uang Beredar M2 YoY APR

Sumber: id.tradingeconomics.com

 

RS Mitra Keluarga (MIKA) Bagikan Dividen Rp25 per Saham

Emiten rumah sakit PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) membagikan dividen tahun buku 2015 senilai total Rp363,8 miliar kepada pemegang saham.Direktur Utama RS Mitra Keluarga Rustiyan Oen mengatakan pembagian dividen diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar Jumat (27/5/2016) di Jakarta."Rasio dividen 64,2% dari total laba bersih atau senilai Rp25 per lembar saham" ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (28/5/2016).Pada tahun lalu, perseroan mengantongi laba bersih Rp588,5 miliar atau naik 9,7% dari periode sebelumnya. Pendapatan emiten bersandi MIKA itu naik 10% year-on- year dari Rp1,94 triliun menjadi Rp2,14 triliun.Margin laba kotor tercatat naik ke level 45,4% dari 44,4% tahun sebelumnya.Pendapatan dari layanan rawat jalan bertumbuh 14,1% dengan revenue dari layanan rawat inap naik 7,9% y-o- y.Sepanjang tahun lalu, perseroan telah memiliki rumah sakit sebanyak 12 unit. Posisi kas bersih mencapai Rp2,3 triliun tanpa memiliki utang.Sisa dana dari laba bersih tahun lalu dialokasikan untuk dana cadangan Rp5,7 miliar.Terakhir, dana kelebihan akan digunakan sebagai laba ditahan.

Sumber : bisnis.com

Tanggapan :

Dengan rencana pembagian deviden bisa memicu harga saham MIKA mengalami kenaikan, dikarenakan rencana pembagian deviden akan membuat investor yang belum memiliki saham MIKA akan membelinya. Aka nada dua keuntungan yang akan ditimbulkan bagi pemegang saham, yakni mendapatkan capital gain dan dividen.

 

WTON kantongi kontrak baru Rp 1,5 triliun

Emiten pracetak, PT Wika Beton Tbk (WTON) telah berhasil mengantongi kontrak baru sebesar Rp 1,5 triliun hingga Mei 2016. Jumlah tersebut setara dengan 35% dari target kontrak anyar yang dipatok perseroan tahun ini yakni Rp 4,3 triliun. Setelah mulai menerapkan teknologi baru untuk pemancangan pondasi tahun lalu yakni teknologi Inner Boring untuk pembangunan apartemen di Bandung tahun lalu, WTON kembali menerapkan teknologi baru tersebut untuk membangun gedung RS Saint Carolus Borromeus, Jakarta Pusat.Teknologi tersebut menawarkan sejumlah keunggulan antara lain tidak menghasilkan getaran karena melubangi tanah dengan cara dibor sambil dimasukkan tiang pancang dengan cara ditekan. Selain itu, kecepatan dalam pekerjaan lebih baik dibandingkan teknologi konvensional dan juga tidak mengotori ingkungan kerja proyek sama sekali karena tanah yang dibor langsung ditampung pada bucket untuk langsung dipindahkan. Selain menerapkan teknologi Inner Bore System, WTON juga menggunakan produk pracetak inovasi terbaru untuk pembanguan RS Saint Carolus tersebut yakni Precast Concrete Wall (PC Wall) yang memiliki keunggulan lebih ringan dari produk parcetak sejenis pada umumnya. Nilia kontrak pembangunan gedung tersebut mencapai Rp 40 miliar.Untuk melayani permintaan kontrak baru, WTON juga berencana meningkatkan kapasitas produksi. Perseroan akan membangun satu pabrik baru di Jawa Barat untuk mendukung proyek MRT. Adapun dana yang disiapkan untuk ekspansi tahun ini termasuk untuk pembangunan pabrik baru tersebut Rp 425 miliar yang dianggarkan dari kas internal dan dana IPO

Sumber: kontan.co.id

 

TAX AMNESTY:TAMPUNG REPATRIASI DANA,PEMERINTAH PERLU OBLIGASI BERBASIS PROYEK

Tangerang - Pemerintah memerlukan obligasi berbasis proyek untuk menampung repatriasi dana dari pengampunan pajak atau tax amnesty.Kepala Departemen Pengembangan Pendalaman Pasar Keuangan Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsyah mengatakan pemilik dana bakal memperhatikan kesiapan proyek dan perkembangan proyek infrastruktur yang dibangun pemerintah. Obligasi berbasis proyek menjadi wadah yang pas untuk menyalurkan dana yang diperkirakan pemerintah mencapai Rp165 triliun. Pasar modal dan bank BUMN harus dibuatkan instrument untuk menyalurkan dana repatriasi pengampunan pajak ke sektor riil. “Dengan adanya berbagai proyek dana infrastruktur, bank BUMN yang didorong menerbitkan obligasi berbasis proyek. Kalau ada dana masuk bisa serap,” katanya di Acara Diskusi Pendalaman Pasar Keuangan, di Tangerang,Sabtu (29/5/2016). Ekonom PT Mandiri Sekuritas Leo Putra Rinaldy mengatakan pemilik dana di luar negeri lebih cenderung untuk declare karena memperhitungkan risiko ekonomi domestik.Menurutnya, dana repatriasi yang masuk melalui pengampunan pajak membutuhkan instrumen sehingga pemerintah butuh membuat instrumen yang beragam.Kembalinya dana itu akan memperbesar kepemilikan domestik di bond yang mana asing menguasai hampir 40% dan di stock market dikuasai asing hampir 60%.“Kalau pemilik domestik banyak, maka kalau ada volatilitas dampaknya ke rupiah lebih stabil. Ini lebih positif ke jangka panjang,” ucapnya.

Sumber: Bisnis.com

 

 

 30.png

 

 

Terima kasih telah membaca mentari pagi ini, Kami dari team mentari pagi meminta Anda untuk memberikan penilaian, kritik, atau saran dengan mengisi di form pada link ini: http://goo.gl/forms/0kzXqD2jqh Terima kasih.

Team Mentari Pagi :

1.Fadli Rijal

2. Euis Herlina

3. Ike Widiawati

4. Ikhfan Budiarto

5. Henni Mota Sari

6.Agung Kurniawan

7. Aldirano Satrio Akbar

8. Dustin Dana Pramitha

9. Mayang Santi Anggraini

10. Eka Asri Septihanie Putri

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

 

 

 

 

29_agustus.png

 

 

NTV_14.png

 

 

2016Aug-COMPOSITE-1280x720_1.png

Pada Perdagangan Jum’at (26/08/2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada level 5438.831(-0.28%)  selama perdagangan Jum’at level tertinggi indeks berada di 5456.638 Dan level terendah beradadi5419.742.

Sepanjang Jum’at  investor asing mencatatkan Net Buy sebesar Rp. 74 Milliar. Untuk perdagangan hari ini IHSG kami proyeksikan akan menguat dengan resisten 5475 dan support 5400. 

 

 

tp_29_august.png

Sumber : Ipotnews.com

 

Berapa Dana Repatriasi yang Masuk ke Pasar Modal? Ini Kata OJK

Jakarta Perusahaan efek dan manajer investasi (MI) telah ditetapkan sebagai pintu masuk atau gateway guna menampung dana repatriasi tax amnesty. Namun, sejak pemberlakuan tax amnesty hingga saat ini belum ada dana repatriasi masuk di gateway ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida memaklumi belum adanya dana repatriasi yang masuk ke pasar modal. Menurut dia, dana repatriasi akan menyasar ke perbankan terlebih dahulu sebagai pintu masuk utama.

"Dari pemantauan kita ke dua gateway, MI dan perusahaan efek belum. Tapi saya maklumi itu pertama kali diwajibkan dana repatriasi masuk melalui bank persepsi. Oleh karena itu barangkali masih di bank, kalau kita lihat dana yang masuk kita lihat terlalu dini menilai," kata dia di acara ulang tahun pasar modal di SCBD Sudirman, Jakarta, Minggu (28/8/2016).

Nurhaida mengatakan, saat ini para pemilik dana juga sedang mempelajari tata cara tax amnesty. Bukan hanya itu, para pemilik dana juga menghitung kembali neraca keuangannya. Sehingga, lanjut dia, pembalikkan aset pada awal periode ini berjalan pelan.

Dia mengatakan, mulai bulan depan pemilik dana akan ramai melakukan repatriasi aset termasuk salah satunya menyasar pasar modal. Bukan hanya dari pemilik dana langsung, dana repatriasi pasar modal juga berasal dari bank persepsi yang ditunjuk sebagaigateway tax amnesty.

Sumber : Liputan6.com

Janet Yellen : Alasan Kenaikan Suku Bunga Sudah Kuat

WASHINGTON- KetuaFederal ReserveAS Janet Yellenmengatakan pada Jumat bahwa alasan untuk kenaikan suku bunga telah menguat karena ekonomi dan pasar tenaga kerja AS terus membaik.

"Mengingat berlanjutnya kinerja solid dari pasar tenaga kerja serta prospek untuk kegiatan ekonomi dan inflasi, saya percaya alasan untuk peningkatan suku bunga federal funds telah menguat dalam beberapa bulan terakhir," kata Yellen dalam pidato di sebuah konferensi para bankir bank sentral di Jackson Hole, negara bagian Wyoming, AS.

The Fed menaikkan kisaran target untuk suku bunga acuan federal funds sebesar 25 basis poin menjadi 0,25-0,50 persen pada Desember tahun lalu, kenaikan suku bunga pertama dalam hampir satu dekade.

Namun, pelambatan ekonomi global sejak awal tahun ini dan risiko-risiko keuangan global lainnya telah membuat para pembuat kebijakan Fed berhati-hati, menunda setiap kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Menunjuk ke pertumbuhan yang solid dalam pengeluaran rumah tangga dan penguatan pasar kerja, Yellen mengatakan bahwa ekonomi AS "sekarang mendekati" target-target yang dibutuhkan Fed pada ketenagakerjaan maksimum dan stabilitas harga.

Sementara pertumbuhan ekonomi AS belum cepat, namun telah "cukup untuk menghasilkan perbaikan lebih lanjut" di pasar tenaga kerja, Yellen mencatat, menambahkan bahwa kenaikan pekerjaan rata-rata 190.000 selama tiga bulan terakhir.

Ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 1,1 persen pada kuartal kedua tahun ini, turun dari perkiraan sebelumnya 1,2 persen, Departemen Perdagangan mengatakan Jumat.

Pertumbuhan moderat pada kuartal kedua menyusul pelambatan laju 0,8 persen pada kuartal pertama, menggarisbawahi lemahnya kinerja ekonomi terbesar di dunia pada paruh pertama 2016.

Tetapi Fed "terus mengantisipasi" bahwa peningkatan secara bertahap dalam suku bunga federal fund akan sesuai dengan pertumbuhan ekonomi moderat, penguatan tambahan di pasar tenaga kerja dan kenaikan inflasi dua persen selama beberapa tahun ke depan, kata Yellen.

Para analis mengatakan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga secepatnya setelah September. Tapi sekitar 71 persen dari 62 ekonom yang disurvei oleh Wall Street Journal bulan ini percaya bahwa Fed akan menunggu sampai Desember untuk menaikkan suku bunganya.

Tanpa kecenderungan penguatan inflasi, The Fed dapat melanjutkan pada kecepatan bertahap dan memandu ekspektasi pasar yang sesuai, kata ekonom di Institut International Finance (IIF) Jumat dalam sebuah laporan, memperkirakan kenaikan suku bunga pada Desember dan dua lagi pada 2017.

Sumber : Okezone.com

OJK Prediksi Minat IPO meningkat diNovember dan Desember

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 35 perusahaan melakukan pencatatan saham perdana atau IPO pada tahun ini. Hanya saja hingga saat ini realisasi tersebut masih masih jauh dari target. Kendati demikian, BEI optimis target ini dapat tetap tercapai.

"Pada dasarnya kan sudah sembilan. kita target ke 35 tapi yang sudah ditangan sekitar 12 lagi," kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio saat ditemui usai acara perayaan ulang tahun pasar modal Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (28/8/2016).

Ditemui pada kesempatan yang sama, Kepala Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida mengatakan akan terdapat peningkatan jumlah perusahaan yang akan melakuakan IPO jelang akhir tahun. Penyebabnya adalah karena adanya kebutuhan dana untuk modal pada tahun berikutnya.

"Saat ini sudah ada lima (perusahaan yang akan lakukan IPO), tapi ada bulan-bulan tertentu yang akan meningkat. Mungkin sekitar Novemberdan Desember," jelas Nurhaida.

Saat ini, lanjutnya, dari total sembilan IPO, dana yang terkumpul telah mencapai Rp4,3 triliun. Diharapkan, dana ini akan semakin meningkat sehingga berdampak pada semakin berkembangnya unit usaha pada berbagai sektor di Indonesia.

"Kalau sekarang karena ada sembilan IPO baru, itu Rp4,3 triliun. Tapi untuk ke depan yang lima perusahaan ada sekira Rp11 triliun. Kalau totalsemua dengan obligasi sudah total Rp100 triliun," tutupnya.

Sumber : Okezone.com

 

Cikarang Listrindo Gandeng General Electric Bangun PLTG Rp.10,48 Triliun

JAKARTA--Emiten anyar PT Cikarang Listrindo Tbk. mengincar kepemilikan mayoritas dalam proyek patungan pembangunan pembangkit listrik tenaga gas dengan General Electric berkapasitas 1.100 Megawatt senilai US$800 juta setara Rp10,48 triliun.

Direktur Keuangan PT Cikarang Listrindo Tbk., Christanto Pranata mengatakan investasi pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) itu diproyeksi mencapai Rp10,48 triliun (kurs Rp13.100 per dolar AS). PLTG bakal dibangun di kawasan industri Megapolis Manunggal Cikarang, Jawa Barat.

"Kami menginginkan mayoritas di PLTG, lebih dari 51% kepemilikan," ujarnya, Jumat (26/8/2016).

Pendanaan proyek patungan itu rencananya akan didapatkan dari project finnancing dengan porsi 70% pinjaman dan sisanya 30% dari ekuitas. Dia optimistis bersama GE Capital dapat mengantongi pinjaman dari perbankan dan lembaga keuangan global.

Emiten bersandi saham POWR itu masih mengikuti tahap tender yang digelar PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Namun, dia tidak dapat memastikan jangka waktu eksekusi proyek PLTG tersebut.

Saat ini, perseroan tengah menggarap dua unit pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara dengan kapasitas 280 MW senilai US$475 juta di Bekasi Utara. Pembangunan PLTU telah rampung 86% dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.

PLTU tersebut didanai dari sebagian penerbitan obligasi pada 2012 senilai US$500 juta dan kas internal perseroan. Sebesar US$300 juta yang dikantongi dari penerbitan notes digunakan untuk refinancing pinjaman yang dirilis pada 2010.

Untuk mendanai ekspansi tahun ini, perseroan telah menganggarkan belanja modal (capital expenditure/Capex) senilai US$130 juta. Paruh pertama, perseroan menyerap belanja modal US$70 juta, dan sisanya US$60 juta direalisasikan pada semester II/2016.

Manajemen belum menggunakan dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) yang digelar 1,5 bulan silam senilai Rp2,4 triliun. Rencananya, dana hasil IPO baru akan digunakan pada tahun depan.

Hingga akhir tahun, manajemen POWR membidik target pendapatan dapat meningkat lebih dari 1,5% year-on-year. Paruh pertama saja, POWR meraup revenue US$274,66 juta atau meningkat 1,5% dari tahun sebelumnya US$270,58 juta.

Laba periode berjalan yang dikantongi Cikarang Listrindo melesat tajam menjadi US$106,51 juta pada paruh pertama tahun ini. Perolehan laba tersebut melompat 153% y-o-y dari tahun sebelumnya US$42,08 juta.

Sumber : Bisnis.com

 

REKOMENDASI SAHAM

intp_29_agustus.png

Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

Secara teknikal dapat dilihat bahwa pada stochastic terjadi crossover golden di area oversold,kemudian MA 20 bergerak diatas MA 50,serta pada formasi candle terlihat dua candle bullish diikuti dengan kenaikan volume.Kami prakirakan INTP akan mengalami penguatan kembali pada hari ini.

Last                                        : Rp.18.700

Entry Level                          : Rp.18.550 – Rp.18.625

TP                                           : Rp.18.900

SL                                            : Rp.18.400

smcb_29_august.png

Holcim Indonesia Tbk (SMCB)

Secara teknikal terlihat bahwa stochastic masih akan bergerak menguat,kemudian MA 20 bergerak diatas MA 50,serta formasi candle three white soldiers dengan kenaikan volume menandakan trend bullish masih akan terus berlanjut.Kami prakirakan trend kenaikan pada SMCB  masih akan terjadi pada perdagangan hari ini

Last                                        : Rp.1.250

Entry Level                          : Rp.1.250 – Rp.1.260

TP                                           : Rp.1.275 / Rp.1.300

SL                                            : Rp.1.235

 

Terima kasih telah membaca mentari pagi ini, Kami dari team mentari pagi meminta Anda untuk memberikan penilaian, kritik, atau saran dengan mengisi di form pada link ini: http://goo.gl/forms/0kzXqD2jqh Terima kasih.

Team Mentari Pagi :

1.Fadli Rijal

2. Euis Herlina

3. Ike Widiawati

4. Ikhfan Budiarto

5. Henni Mota Sari

6.Agung Kurniawan

7. Aldirano Satrio Akbar

8. Dustin Dana Pramitha

9. Mayang Santi Anggraini

10. Eka Asri Septihanie Putri

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

Logo_GI_fix.jpg

 

 

2.png

 

NTV_3.png

 

IHSG_3_Okt.png

Pada perdagangan Jumat (30/09/2016) ,Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melamah ke level 5364.804 (-1,24%) selama perdagangan Jum’at level tertinggi indeks berada pada 5437.96 dan level terendah pada 5364.804

Sepanjang perdagangan Jumat kemarin investor asing mencatatkan net buy Rp.384.7 Miliar .Tekanan jual berasal dari investor domestik yang membuat indeks berakhir di area negative,Kami memperkirakan fase bearish masih akan berlanjut pada perdagangan hari ini walaupun kemungkinan indeks akan bergerak variatif.

TG_3.png

 

Agenda Ekonomi Indonesia

30 September 2016

03:50 PM. Uang Beredar M2 Yoy AUG

Pertumbuhan likuiditas perekonomian, uang beredar dalam arti luas (M2) melambat pada Agustus 2016.Pertumbuhan M2 pada Agustus 2016 tercatat sebesar 7,7% (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 8,2% (yoy). Berdasarkan komponennya, perlambatan pertumbuhan M2 bersumber dari komponen M1 dan uang kuasi (simpanan berjangka dan tabungan, baik rupiah maupun valas, serta giro valas) yang masing-masing tumbuh 10,6% (yoy) dan 6,9% (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 10,9% (yoy) dan 7,5% (yoy). Di sisi lain, pertumbuhan surat berharga selain saham meningkat menjadi -9,9% (yoy) pada Agustus 2016 dari bulan sebelumnya yang sebesar -22,8% (yoy).

Sumber: www.bi.go.id

03 Oktober 2016

07:30 AM. Pmi Manufaktur Nikkei SEP

11:00 AM. Kunjungan Wisatawan Yoy AUG

11:00 AM. Tingkat Inflasi Inti Yoy SEP

11:00 AM. Tingkat Inflasi (Tahunan) SEP

11:00 AM. Tingkat Inflasi (Bulanan) SEP

Sumber: id.tradingeconomics.com

 

Garap Proyek Baru di Semarang,PT PP Properti Tanam Rp.500 M

JAKARTA - PT PP Properti Tbk. menyiapkan investasi sebesar Rp500 miliar untuk membangun tiga menara apartemen di Semarang.Direktur Keuangan PP Properti Indaryanto mengatakan perseroan telah meneken nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU0 dengan PT PT Adhisatya Group untuk menggarap proyek apartemen yang rencananya akan dibanderol Rp200 jutaan per unit.

Menurut Indaryanto, lahan yang dimiliki Adhisatya mencapai 1,3 hektare dan terletak di Tembalang. Lokasi lahan tersebut dekat dengan kampus Universitas Diponegoro. Oleh karena itu, PP Properti akan menyasar kalangan mahasiswa sebagai targer pasar penjualan apartemen.

Indaryanto menyebut perseroan menargetkan bisa meluncurkan proyek di Tembalang dalam tiga bulan ke depan. Saat ini perusahaan bersandi saham PPRO itu tengah intensif untuk merumuskan bentuk kerja sama dengan Adhisatya.

Sebelumnya, PPRO juga telah merilis proyek apartemen yang menyasar segmen mahasiswa, yakni Evencio Margonda. Hingga saat ini tingkat penjualan telah mencapai 47% dari 500 unit yang dirilis.

Sumber : Bisnis.com

Indo Tambang Raya Bikin Anak Usaha Baru

JAKARTA - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mendirikan anak usaha baru dengan nama PT ITM Banpu Power. Disebutkan, anak usaha tersebut didirikan pada 27 September 2016. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Direktur ITMG, Yulius Kurniawan, anak usaha yang baru didirikan tersebut bergerak di bidang pembangkit listrik. Sebelumnya, ITMG juga sudah memiliki beberapa anak usaha, di antaranya PT Indominco Mandiri, PT Trubaindo Coal Mining, PT Jorong Barutama Greston, PT Kitadin, PT Bharinto Ekatama, PT ITM Indonesia, PT Tambang Raya Usaha Tama, PT ITM Batubara Utama, PT ITM Energi Utama.

Sumber : Okezone.com

 

Investasi Dana Repatriasi Belum Signifikan

PT Mandiri Sekuritas mencatat dana repatriasi hasil program amnesti pajak yang masuk ke dalam instrumen investasi obligasi dan saham perusahaan belum terlalu signifikan.

Sejak pemberlakuan program amnesti pajak, transaksi harian di Mandiri Sekuritas yang mencapai Rp500 miliar per hari tidak mengalami perubahan yang berarti, sehingga dapat dikatakan pengaruh amnesti pajak di perusahaan pedagang efek belum banyak.

Selain itu, Silvano mengatakan perantara pedagang efek juga kesulitan melacak uang investasi dana amnesti pajak karena bukan merupakan entitas penerima tabungan, berbeda dengan bank dan manajer investasi yang langsung berinteraksi dengan nasabah ritel.

Sementara itu, hingga 2 Oktober 2016 pukul 10.30 WIB, Direktorat Jenderal Pajak melalui laman amnesti pajaknya mencatat terdapat 372.428 surat pernyataan harta (SPH) dengan uang tebusan amnesti pajak berdasarkan SPH senilai Rp89,2 triliun.

Sementara itu, komposisi harta hasil repatriasi dan deklarasi tercatat Rp3.621 triliun yang terdiri atas deklarasi dalam negeri Rp2.533 triliun, deklarasi luar negeri Rp951 triliun dan repatriasi Rp137 triliun. (rzy)

Sumber : Okezone

Mandiri Sekuritas akan Bertransformasi Jadi Perusahaan Fintech

   

Salah satu inovasi digital yang diluncurkan Mandiri Sekuritas adalah layanan pembukaan rekening dalam jaringan dengan verifikasi calon nasabah atau KYC (know-your-customer) yang cukup dilakukan melalui panggilan video.

Inovasi tersebut merupakan yang pertama di industri pasar modal Indonesia dengan mengacu pada Peraturan OJK Nomor 22 tahun 2014 tentang Prinsip Mengenal Nasabah.

Kondisi yang melatarbelakangi Mandiri Sekuritas untuk bertransformasi menjadi perusahaan fintech di industri pasar modal adalah jumlah investor saham dalam negeri secara keseluruhan hanya 500 ribu, atau 0,2 persen dari jumlah penduduk Indonesia, sehingga peluang menjaring investor saham masih terbuka.

Perkembangan rasio nasabah melalui platform 'online' lebih besar dari 'offline', walaupun secara jumlah masih lebih banyak nasabah konvensional yang datang ke kantor sekuritas.

Sumber : Suara.com

REKOMENDASI SAHAM

ELSA_3okt.png

PT. Elnusa Tbk. (ELSA)

Pada perdagangan Jum’at, 30 September 2016 ELSA mengalami pelemahan sebesar (-3.4%) pada level 456 dan didukung pula dengan melemahnya volume. Kami menganalisa dengan menggunakan Fibonacci retracement bahwa harga sudah melewati level 50% akan tetapi ini hanya aksi Taking Profit yang dilakukan oleh para investor.

Dengan adanya pelemahan tersebut, maka kami proyeksikan ELSA  akan mengalami penguat, dengan level TP Rp. 500.

Terima kasih telah membaca mentari pagi ini, Kami dari team mentari pagi meminta Anda untuk memberikan penilaian, kritik, atau saran dengan mengisi di form pada link ini: http://goo.gl/forms/0kzXqD2jqh Terima kasih.

Dikreasikan Oleh: 

himaae.pngLogo_GI_fix.jpg            

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

28.png

 

ntv_28_nov.PNG

 

ihsg_28_nov.png

Pada perdagangan Jumat 25 November 2016, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat sebesar 0,3% atau menguat sebanyak 14 poin ke level 5122.104 setelah dibuka pada level  5097.108. Indeks menguat dikarenakan aksi beli dari investor sebesar Rp.628 Miliar.

Untuk perdagangan pada hari ini kami memprakirakan indeks berpeluang bergerak mixed cenderung melemah dikarenakan dari segi teknikal, mengindikasikan indeks akan bergerak turun.

TG_28_nov.png

 

The Fed Diperkirakan Kerek Suku Bunga 6 Kali Sampai 2018

JAKARTA - Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve diperkirakan bakal mengerek suku bunga acuan dari level 0,25%--0,75% sebanyak enam kali sampai dua tahun mendatang.

Dalam pidato kemenangannya pada 9 November 2016, Trump menegaskan akan meningkatkan belanja infrastruktur, membuka lapangan kerja, memacu pertumbuhan ekonomi AS, dan meningkatkan inflasi. Rencana Sang Presiden menumbuhkan optimisme akan melajunya pertumbuhan ekonomi AS sekaligus inflasi. Selain itu, Federal Reserve dapat semakin agresif mengerek suku bunga untuk meredam inflasi berlebihan.

Terdekat, aksi pengerekan suku bunga dipercaya akan dilakukan dalam Rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 13--14 Desember 2016. Probabilitas peluangnya kini sudah mencapai 100%, sehingga dipercaya dapat terjadi. Kombinasi penguatan pertumbuhan ekonomi AS, inflasi, dan juga yield obligasi akan menopang penguatan dolar AS.

Sumber : Bisnis.com

Elnusa (ELSA) Garap Kontrak Hulu Migas US$388 Juta

JAKARTA— Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan Jumat (25/11/2016), perseroan mengumumkan bahwa hingga September 2016, Elnusa sudah mengantongi keseluruhan nilai kontrak jasa hulu migas sebesar US$388 juta yang digarap hingga beberapa tahun mendatang.

Dari nilai tersebut, kontrak baru yang diperoleh pada tahun ini sebesar US$77 juta dengan kontrak jasa operation maintenance menjadi kontributor utama sebesar 57%. Adapun, jasa seismik darat tahun ini memiliki performa yang baik dengan tumbuh sebesar 8% dari proyek 3D seismik di Jawa Barat yang sudah hampir rampung dikerjakan.

Selain bisnis existing, tahun ini Elnusa juga sudah mulai menjajaki beberapa peluang bisnis baru di antaranya pengembangan bisnis monetisasi flare gas atau gas suar bakar. Salah satu solusi dan jasa yang dapat disediakan oleh Elnusa adalah solusi untuk memproses flare gas tersebut menjadi listrik menggunakan gas engine generator set berbahan bakar flare gas.

Sumber : Bisnis.com

2017,  Waskita Karya (WSKT) Anggarkan Capex Rp.30 Triliun

JAKARTA -  Korporasi konstruksi dan investasi milik negara, PT Waskita Karya (Persero) Tbk., berencana menganggarkan belanja modal Rp30 triliun untuk berbagai bisnis perseroan di sektor jalan tol, properti, energi dan konstruksi pada 2017.

Direktur Keuangan Waskita Karya Tunggul Rajagukguk mengatakan belanja modal itu paling banyak akan dialokasikan untuk bisnis jalan tol perusahaan, nilainya sekitar Rp25 triliun untuk jalan tol.

Selain untuk jalan tol, belanja modal yang dianggarkan oleh perseroan antara lain untuk anak usaha yang bergerak di sektor energi, PT Waskita Sangir Energi, senilai Rp1,9 triliun, kemudian PT Waskita Beton Precast Rp2 triliun, PT Waskita Realty Rp1 triliun dan usaha konstruksi Waskita Karya Rp900 miliar. Salah satu sumber pendanaan untuk belanja modal waskita Beton Precast adalah dari hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang diperoleh pada tahun ini.

Sumber : Bisnis.com

Tahun 2017, Telkomsel Targetkan Pendapatan Rp.94 Triliun

JAKARTA - Operator seluler PT Telkomsel menargetkan pendapatan pada tahun 2017 tumbuh 9-10 persen menjadi sekitar Rp94 triliun, meningkat dari pendapatan tahun 2016 yang diproyeksikan mencapai sekitar Rp86 triliun.

Seiring dengan peningkatan layanan dan pengembangan infrastruktur, pada 2017 Telkomsel juga menargetkan pertumbuhan jumlah pelanggan sekitar 10 persen dibanding 2016. September 2016 total jumlah pelanggan mencapai 163,7 juta di seluruh Indonesia. Sebanyak 76,4 juta pelanggan di antaranya telah menggunakan perangkat 3G/4G.

Untuk melayani seluruh pelanggan pada 2017, Telkomsel akan menambah sekitar 20.000 unit "base transceiver station" (BTS) dari saat ini sebanyak 124.097 BTS. Selama tahun 2017 perusahaan akan mengalokasikan dana investasi (capital expenditure/capex) sekitar 15 persen dari proyeksi pendapatan.

Sumber : Bisnis.com

 

2016Nov-Perusahaan_x_Negara_Persero_Tbk.-1280x720.png

Saham PGAS pada perdagangan Jum'at ditutup menguat 4.8% dan berhasil break resisten minornya,kami proyeksikan PGAS akan melanjutkan penguatannya menuju target harga 2860.

 

 

IMG-20161108-WA0000.jpg

 

Terima kasih telah membaca mentari pagi ini, Kami dari team mentari pagi meminta Anda untuk memberikan penilaian, kritik, atau saran dengan mengisi di form pada link ini: http://goo.gl/forms/0kzXqD2jqh Terima kasih.

Dikreasikan Oleh: 

himaae.pngLogo_GI_fix.jpg            

Uraian informasi, data – data, pendapat, saran atau rekomendasi maupun ilustrasi atau material apapun yang terdapat didalam dokumen ini seluruhnya mewakili pendapat dari “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” Universitas MH.Thamrin. Seluruh data dan penilaian berasal dari sumber yang kami anggap benar juga dapat diandalkan, namun “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapannya. “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak terikat apapun dari penggunaan dokumen ini. Dokumen ini semerta-merta hanya untuk sebagai gambaran investasi yang tidak mengikat para investor atau para calon investor dan “Himpunan Mahasiswa Analis Efek” tidak menjamin atas ketepatan dari hasil riset ini. Keputusan untuk berinvestasi sepenuhnya berada ditangan investor atau calon investor, kami berharap investor atau calon investor dapat merencanakan investasinya dengan cerdas.

Go to top
JSN Boot template designed by JoomlaShine.com